Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

5 Kebiasaan Sepele nan Bisa Bikin HP Cepat Rusak

  • Share
banner 468x60

Carabila.com – Zaman sekarang, nyaris seluruh orang sudah bergantung dengan HP. Mulai dari belajar jarak jauh, bekerja, berkomunikasi dengan kerabat dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tak jarang eksis orang nan menggunakan HP setiap menit bahkan setiap detak. Mulai dari aktivitas di luar griya, di dalam griya, di bilik mandi, atau bahkan saat di loka tidur, bagi sebagian orang, smartphone ialah barang nan lanjut dibawa dan digunakan.

banner 336x280

Jika Anda termasuk pengguna HP nan seperti ini, alangkah baiknya kalau dibarengi dengan perawatan HP nan bagus juga. Memang sangat wajar apabila HP Anda sudah berumur lebih dari 2 hingga 3 tahun, dan sudah mulai terasa lemot, hingga eksis kerusakan karena pemakaian.

Namun, bagaimana kalau Anda baru saja melakukan cicil HP tanpa duit muka, baru 6 bulan pemakaian HP tersebut sudah lemot atau rusak? Jangan langsung menyalahkan produsen atau penjual, lebih bagus berkaca terlebih dahulu. Apakah Anda sering melakukan hal sepele berikut, sehingga memperoleh mempercepat umur HP Anda.

1. Sering Digunakan Hingga Baterai Habis
Bisa dibilang baterai merupakan salah esa komponen pada smartphone nan sering bermasalah. Maka dari itu, kondisi kesehatan baterai harus selalu dijaga dan diperhatikan. Sebab, tanpa baterai nan cakap, smartphone tak akan memperoleh nyala dan digunakan, toh?

Baca Juga:
Terbatas! Oppo Reno6 Pro+, Enco Free2, dan Oppo Watch Hadirkan Versi Detektif Conan

Kebiasaan sepele pertama nan sering dilakukan para pemilik HP ialah sering menggunakan HP hingga baterai habis atau hingga HP tersebut wafat. Hal ini lebih bagus sering dihindari, karena HP akan membutuh ‘tenaga’ ekstra buat mengisinya lagi, lebih lambat, dan lebih panas.

2. Sering Digunakan Ketika Pengisian Baterai
Selanjutnya ialah HP sering digunakan ketika sedang melakukan pengisian baterai. Jelas, kebiasaan ini sangat tak bagus buat kualitas baterai HP tersebut, karena ketika Anda menggunakan ponsel saat sedang diisi dayanya, suhu HP akan meningkat dan akan merusak sel nan terdapat pada baterai ponsel.

Namun hal ini tak menjadi pantangan juga, Anda memperoleh menggunakannya dengan wajar, seperti hanya 5 hingga 10 menit buat membalas e-mail, chat atau mengangkat telpon nan krusial saja.

3. Sering Berada di Suhu nan Panas
Sesekali, saat sedang berkendara, tanpa sadar kita mungkin pernah meletakkan HP di bagasi motor atau dashboard mobil. Padahal, dua loka tersebut ketika digunakan berkendara sedang dalam kondisi panas-panasnya karena dekat dengan mesin kendaraan. Otomatis, panas nan dihasilkan akan merambat ke smartphone nan kita letakkan di atasnya.

Bukan hanya itu, aktivitas gaming juga kerap menjadi penyebab dari overheat pada smartphone. Terutama pada smartphone dengan spesifikasi standar nan tak dibekali fitur pendingin seperti halnya nan tersedia pada smartphone spesifik gaming. Jika dilakukan lanjut-menerus, tentu smartphone jadi berpotensi akbar mengalami kerusakan. Maka dari itu, krusial buat menjaga suhu smartphone tetap ideal di nomor 35 – 45 derajat celcius.

Baca Juga:
Gebrak Tanah Air, Samsung Galaxy M32 Dijual Rp 3 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4. Kapasitas Memori Dibiarkan Penuh
Meski HP Anda memperoleh diperluas atau dibantu dengan MicroSD atau iCloud, menjaga memori internal smartphone buat tetap “lega” harus hukumnya agar sistem pada HP memperoleh tetap bekerja dengan bagus. Terkadang, saking banyaknya aktivitas nan dilakukan, memori internal kerap penuh dengan berbagai aplikasi, foto atau video, dan lain sebagainya. Sampai-tiba selalu eksis peringatan dari smartphone mengenai kapasitas memori internal nan sudah penuh dan tak lagi memadai.



Referensi: www.bunyi.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share