Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Alasan Ujung Tuas Rem dan Kopling pada Motor Membulat

  • Share
banner 468x60

JAKARTA, carabila.com – Tiap sepeda motor dibekali dengan tuas rem pada setang sebelah kanan. Sedangkan pada setang sebelah kiri, terdapat tuas rem buat motor matik dan tuas kopling buat motor bertransmisi manual.

banner 336x280

Sudah puluhan tahun motor diciptakan, teknologi juga semakin berkembang, tapi eksis beberapa hal nan tak berubah. Salah satunya ialah bentuk tuas tersebut.

Baca juga: Hilangkan Kebiasaan Salah Naik Motor, Menaruh Jari di Tuas Rem

Pada umumnya, tuas pada motor nan digunakan buat rem atau kopling ini mempunyai ujung nan membulat atau seperti bola. Desain ini seolah jadi standar buat motor buatan mana pun, mulai kelas skutik nan belasan juta rupiah sampe moge nan ratusan juta rupiah.

Ujung tuas rem dan tuas kopling selalu mempunyai bentuk nan membulatDok. Yamaha Motor Ujung tuas rem dan tuas kopling selalu mempunyai bentuk nan membulat

Dikutip dari Ride-hi.com, Selasa (20/7/2021), ciptaan ujung tuas nan membulat berawal dari regulasi nan ditetapkan oleh Federation Internationale de Motocyclisme (FIM).

FIM menyebutkan bahwa buat ajang balap road, motocross, atau bahkan trial, setiap motor harus menggunakan tuas dengan ujung nan membulat. Diameter bola pada ujung tuas minimal harus 16 mm, nan jernih tak berbentuk tajam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email anda.
Daftarkan email

Baca juga: Kenapa Pemula Dianjurkan Menarik Tuas Rem Motor dengan Empat Jari?

Permukaan atasnya boleh saja rata, tapi ujungnya tetap harus membulat seperti bola. Bagian nan rata juga minimal harus 14 mm. Sebelumnya, menggunakan ukuran minimal 19 mm.

Ujung tuas rem dan tuas kopling selalu mempunyai bentuk nan membulatDok. Brembo Ujung tuas rem dan tuas kopling selalu mempunyai bentuk nan membulat

Semua ajang balap motor nan digelar di mana pun harus mengacu pada standar FIM. Maka itu, tiap pabrikan menggunakan ciptaan tuas tersebut.

Alasan utamanya jernih karena keamanan. Saat motor terjatuh, tuas rem didesain agar bagian ujungnya saja nan patah, sehingga motor tetap memperoleh digunakan.

Ujung tuas rem dan tuas kopling selalu mempunyai bentuk nan membulatDok. Brembo Ujung tuas rem dan tuas kopling selalu mempunyai bentuk nan membulat

Sebab, kalau patah dari pangkalnya, motor jadi tak memperoleh dioperasikan dengan normal. Selain itu, kalau terjadi pada tuas rem ambang, dikhawatirkan bagian master rem juga akan mengalami kerusakan. Selain itu, kalau bentuknya tajam juga dianggap berbahaya.

Sekarang ini, tuas rem atau tuas kopling juga semakin berkembang. Beberapa pabrikan mendesain tuas agar tertekuk saat motor terjatuh, jadi terhindar dari risiko patah.

Referensi: otomotif.kompas.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share