Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Antisipasi Mobil Terbakar, Pastikan APAR Mudah Dijangkau Pengemudi

  • Share
banner 468x60

JAKARTA, carabila.com – Demi menghindari kejadian kebakaran seperti nan menimpa Ford Mustang Shelby GT500 di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan (26/7/2021), pemilik kendaraan harus menyertakan APAR di dalam mobilnya.

banner 336x280

Sebab, insiden mobil terbakar memperoleh terjadi bilamana saja. Tak hanya ketika mobil sedang digunakan, tapi saat sedang parkir pun memperoleh kejadian.

Aturan soal APAR sudah tercantum dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP 927/ AJ 502/ DRJD/ 2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor nan ditetapkan pada 18 Februari 2020.

Baca juga: [VIDEO] Membandingkan Palisade, Pajero Sport, dan Fortuner

Mobil terbakar nan diketahui ialah Ford Mustang Shelby GT500, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, dan diduga karena terjadi korsleting listrikDok. @tmcpoldametro Mobil terbakar nan diketahui ialah Ford Mustang Shelby GT500, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, dan diduga karena terjadi korsleting listrik

Kini, setiap mobil baru dari diler harus dilengkapi dengan dengan instrumen pemadam api ringan atau APAR sebagai standar.

Namun agar memperoleh digunakan saat keadaan darurat, APAR sebisa mungkin harus diletakkan di dekat pengemudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email anda.
Daftarkan email

Menurut Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), letak penyimpanan ini berperan krusial dalam efektivitas menangani kebakaran.

Baca juga: Honda CR-V Bekas Banyak Jadi Incaran, Harga Mulai Rp 90 Jutaan

Mobil terbakar nan diketahui ialah Ford Mustang Shelby GT500, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, dan diduga karena terjadi korsleting listrikDok. @tmcpoldametro Mobil terbakar nan diketahui ialah Ford Mustang Shelby GT500, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, dan diduga karena terjadi korsleting listrik

“Hanya masalahnya peletakannya saja nan harus benar, artinya mudah dijangkau, tak terpapar mentari langsung dan harus benar-benar terikat,” ujar Sony, kepada Kompas.com beberapa masa lampau.

Ia juga mengatakan, pada dasarnya penyimpanan APAR boleh di mana saja, selama tak mengganggu kenyamanan dan aktivitas penggunanya.

“Misalnya, di kabin belakang atau di bawah bangku penumpang ambang. Penting juga menginformasikan kepada penumpang letak dan langkah penggunaannya,” kata Sony.

Baca juga: Lelang Mobil Sitaan Bea Cukai, Mini Cooper Mulai Rp 152 Jutaan

instrumen pemadam api ringan (APAR) terpasang di dalam mobilEbay instrumen pemadam api ringan (APAR) terpasang di dalam mobil

Sementara itu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengatakan, jangan meletakkan APAR di letak nan posisinya tersembunyi atau jauh dari jangkauan pengendara serta penumpang.

“Mudah dijangkau dan terlihat, itu nan krusial. Ketika terjadi percikan api, pengendara sudah memperoleh lebih sigap mengambil APAR, tak membutuhkan masa lambat,” ucap Jusri.

“Dengan mudah terlihat, pengendara juga memperoleh mengecek secara rutin kondisinya, terutama soal usia pakai nan harus diperhatikan,” kata beliau.

Referensi: otomotif.kompas.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share