Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

BRI Life Diduga Diretas, Data 2 Juta Nasabah Dijual di Internet

  • Share
banner 468x60

Carabila.com – Data pribadi milik sekeliling 2 juta nasabah perusahaan asuransi BRI Life diduga telah rembes dan dijual di internet, demikian diwartakan Reuters Selasa (27/7/2021).

banner 336x280

Hudson Rock, sebuah perusahaan keaman siber nan berbasis di Israel, mengatakan mereka menemukan bukti bahwa beberapa komputer milik pegawai BRI dan BRI Life telah diretas. Adalah peretasan nan menyebabkan bocornya data milik sekeliling 2 juta nasabah.

“Kami mengidentifikasi beberapa komputer pegawai BRI Life dan Bank Rakyat Indonesia nan telah diretas dan nan memperoleh jadi telah membantu para peretas membobol akses ke perusahaan,” tulis Hudson Rock dalam pernyataan resminya.

Sementara Alon Gal, salah esa pendiri dan bos Hudson Rock, di Twitter-nya menunjukkan beberapa video dan foto berisi data-data nasabah BRI Life nan rembes itu.

Baca Juga:
Bareskrim Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus Kebocoran Data BPJS Kesehatan

Di antara data itu eksis foto KTP, rekening bank, laporan hasil pemeriksaan laboratorium nasabah, dan bahkan informasi tentang pajak nasabah.

Para peretas menjual data-data tersebut di lembaga online. Seorang personil lembaga misalnya menjual 460.000 arsip dari nasabah BRI Life seharga 7000 dolar atau sekeliling Rp 101 juta.

BRI Life sendir mengatakan pihaknya sedang memeriksa laporan soal peretasan dan kebocoran data tersebut.

“Kami seiring tim sedang melakukan pemeriksaan dan akan segera memberikan informasi setelah penyelidikan rampung,” kata CEO BRI Life, Iwan Pasila.

Baca Juga:
Data BPJS Kesehatan Bisa Disalahgunakan buat Pinjol, Kerugian Diperkirakan Rp 600 Triliun



Referensi: www.bunyi.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share