Cara Sholat Gerhana Matahari

Cara Sholat Gerhana Matahari
Img : pixabay

Cara Sholat Gerhana Matahari – Bismillah. Bagaimana Cara Sholat Gerhana Matahari? Berikut adalah tata cara nya ya manheman. Lanjut baca ya.

Berapa Rakaat?

Jadi, sholat gerhana dilakukan sebanyak 2 raka’at. Dan ini berdasarkan kesepakatan para ulama.

Tapi, para ulama berselisih mengenai tata caranya.

Baca Juga : Cara Sholat Taubat 

Baca Juga : Cara Dzikir pada Waktu Pagi

Baca Juga : Cara Dzikir pada Waktu Petang

Baca Juga : Cara Mandi Wajib Laki-Laki

Berapa kali ruku’?

Ada yang mengatakan bahwa sholat gerhana dilakukan sebagaimana sholat sunnah biasa, dengan 2 raka’at dan setiap raka’at ada sekali ruku’, 2 kali sujud.

Ada juga yang berpendapat bahwa sholat gerhana dilakukan dengan 2 raka’at dan setiap raka’at ada 2 kali ruku’, 2 kali sujud.

Pendapat yang terakhir inilah yang lebih kuat sebagaimana yang dipilih oleh mayoritas ulama. (Lihat Shohih Fiqh Sunnah, 1: 435-437)

Baca Juga : Cara Buka Puasa yang Benar

Baca Juga : Cara Sholat Tarawih yang Benar

Baca Juga : Cara Sholat Witir yang Benar

Baca Juga : Cara Doa Setelah Witir

Baca Juga : Cara Pilih Imam Sholat

Landasan Hadits

Hal ini berdasarkan hadits-hadits tegas :

“Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan 4 kali ruku’ dan 4 kali sujud dalam 2 raka’at. (HR. Muslim no. 901).

“Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri. Kemuadian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan sholat tadi), sedangkan matahari telah nampak.” (HR. Bukhari, no. 1044)

Ringkasnya, cara sholat gerhana, sama seperti sholat biasa dan bacaannya pun sama.

Baca Juga : Cara Sholat Nabi Muhammad Lengkap

Baca Juga : Cara Dzikir Setelah Sholat

Baca Juga : Cara Sholat Sunnah Rawatib

Urutan Sholat Gerhana

  • Berniat di dalam hati dan ga dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang ga ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ’alaihi wa sallam juga ga pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.
  • Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana sholat biasa.
  • Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih).

Sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:

جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)

  • Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.
  • Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’
  • Setelah i’tidal ini ga langsung sujud, tapi dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
  • Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
  • Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).
  • Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
  • Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
  • Tasyahud.
  • Salam.
  • Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. (Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1: 438)

Semoga bermanfaat.

Sumber : rumaysho.com

Baca Juga : Cara Wudhu Sesuai Sunnah Nabi Muhammad Lengkap

Baca Juga : Cara Wudhu Bagi Orang Sakit

Baca Juga : Cara Tayamum yang Benar

Semangatin carabila.com yuk dengan cara share tulisan ini.

Follow juga yuk instagram @cara.bila.

Ringkasan
Cara Sholat Gerhana Matahari
Nama Artikel
Cara Sholat Gerhana Matahari
Penulis

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *