Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Cegah Heatstroke, Staf Olimpiade Tokyo 2020 Gunakan Perangkat Pintar Alibaba

  • Share
banner 468x60

Mengutip Aljazeera, sejak 2013, ketika Tokyo memenangkan tawaran buat jadi tuan griya Olimpiade, eksis kekhawatiran buat mengadakan acara tersebut di akhir Juli hingga awal Agustus.

banner 336x280

Di periode tersebut, suhu biasanya mencapai 35 derajat Celsius dan kelembaban berkisar antara 70 hingga 80 persen sehingga membuatnya lebih panas. Perubahan iklim pun membikin situasi semakin tak nyaman.

Makoto Yokohari, Profesor Lingkungan dan Perencanaan Kota di Universitas Tokyo, menjelaskan saat kota tuan griya lain mencapai suhu mirip Tokyo, mereka mempunyai musim panas nan panas dan kering, bukan panas dan lembab.

Menurutnya, hal ini memunculkan risiko sengatan panas atau heatstroke. Sialnya, gejala khas masalah ini juga cukup susah dibedakan dengan COVID-19.

“Jika eksis sejumlah orang nan mengalami heatstroke, saya sangat khawatir bagaimana mereka akan diperlakukan kata Makoto. “Dan saya tak berpikir kita mempunyai kapasitas buat mengobati sejumlah akbar orang-orang itu.”

(Dio/Isk)

Referensi: www.liputan6.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share