Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Clubhouse Pastikan Data Pengguna Tidak Bocor dan Dijual di Internet, Ini Klarifikasinya

  • Share
banner 468x60

Carabila.com – Clubhouse memastikan sebanyak 3,8 miliar data pengguna nan berisi nomor telepon tak rembes ataupun dijual di internet.

banner 336x280

“Tidak eksis pelanggaran data pengguna di Clubhouse,” kata juru bicara Clubhouse dalam pernyataan nan diterima Carabila.com, Minggu (25/7/2021). Demikian penjelasan diberikan menyusul pemberitaan terkait dugaan data pengguna (detailnya di sini).

Clubhouse menyampaikan, terdapat serangkaian bot nan menghasilkan miliaran nomor telepon secara acak. Apabila eksis salah esa dari nomor tersebut terdaftar di platformnya, Clubhouse menyatakan bahwa itu ialah sebuah kebetulan nan terjadi secara matematis.

Ilustrasi aplikasi Clubhouse di App Store. [Carabila.com/Liberty Jemadu]
Ilustrasi aplikasi Clubhouse di App Store [screenshot].

“Sebab, Application Programming Interface (API) Clubhouse tak memberikan informasi milik pengguna nan memperoleh diidentifikasi,” beber Clubhouse.

Baca Juga:
Gabung di Aplikasi Clubhouse Kini Tak Perlu Undangan Lagi

Lebih lanjut, Clubhouse menegaskan privasi dan keamanan ialah hal nan krusial. Mereka juga memastikan bakal lanjut berinvestasi pada praktik keamanan terdepan buat industri ini.

“Privasi dan keamanan ialah hal nan paling krusial bagi Clubhouse dan kami lanjut berinvestasi pada praktik keamanan terdepan di industri ini,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Clubhouse diduga mengalami kebocoran data. Sebanyak 3,8 miliar data nan berisi nomor telepon telah dijual ke lembaga hacker, Darknet.

“Database nomor telepon dari pengguna Clubhouse rembes dan dijual di #Darknet. Data ini berisi 3,8 miliar nomor telepon,” kata Ruef, dikutip dari India Times, Minggu (25/7/2021).

Baca Juga:
Logo Baru Clubhouse, Catatkan 90 Juta Direct Message sejak Peluncuran Backchannel



Referensi: www.bunyi.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share