Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

GoTo Diduga Masuk Bursa Tahun Ini, Susul Bukalapak

  • Share
banner 468x60

Carabila.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pada tahun ini diperkirakan akan eksis tiga perusahaan nan melantai di bursa melalui mekanisme penawaran biasa perdana saham atau IPO, termasuk di dalamnya Bukalapak nan dijadwalkan akan tercatat di bursa pada 6 Agustus 2021 mendatang.

banner 336x280

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dalam obrolan dengan awak media di Jakarta, Rabu (28/7/2021) tak menyebutkan dua nama perusahaan lainnya nan akan masuk ke bursa namun perusahaan tersebut dikabarkan ialah GoTo nan merupakan entitas gabungan Gojek dan Tokopedia.

“Kemungkinan di tahun ini eksis tiga perusahaan, dengan nanti berbagai macam bentuk. Bisa jadi dua perusahaan nan tadi kita masukkan sebagai bagian unicorn sudah gabung, tapi kan informasinya sudah keluar mereka gabung. Kalau dari sisi jumlah sebetulnya itu tiga kan, tapi nan dua ini sudah bergabung jadi esa. Jadi kalau kita dulu memetakan jumlah unicorn itu termasuk nan belum bergabung. Jadi kalau dari total nanti akan masuk tiga, Bukalapak sudah esa,” ujar Nyoman.

Meski demikian, Nyoman menyampaikan bahwa hingga kini BEI belum menerima arsip permohonan pencatatan bagus dari Gojek, Tokopedia, maupun GoTo.

Baca Juga:
Sampai Juli 2021, Dana Terhimpun dari Hajatan IPO Mencapai Rp 7,66 Triliun

“Kemungkinan proposalnya masuk ke kita jadi esa ya, nan lebih giant lagi. Secara institusi eksis tiga, namun karena melakukan tindakan korporasi nanti akan jadi esa namun dalam bentuk nan akbar,” kata Nyoman.

Melalui IPO, GoTo dikabarkan membidik biaya segar hingga 2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp29 triliun melalui IPO. Berdasarkan sumber nan dikutip Bloomberg, GoTo dikabarkan sedang berdiskusi dengan beberapa investor demi mendapatkan komitmen pendanaan sekeliling 1-2 miliar dolar AS jelang IPO di pasar Indonesia dan Amerika Serikat.

Valuasi GoTo sendiri disebut mencapai 25-30 miliar dolar AS atau Rp362,5 triliun hingga Rp 435 triliun. GoTo disebut akan melakukan IPO di BEI terlebih dahulu sebelum mencatatkan diri di bursa saham AS. Namun belum diketahui, apakah sasaran biaya tersebut akan diperoleh dari hasil IPO di dua negara atau hanya esa negara saja.

Untuk Bukalapak sendiri, Nyoman menambahkan apabila nanti Bukalapak sudah formal tercatat di BEI akan menambah kapitalisasi pasar modal domestik mencapai Rp87,6 triliun. Apabila GoTo juga jadi melantai di bursa tahun ini, nilai kapitalisasi pasar modal akan bertambah akbar dan dinilai memperoleh membikin pasar modal domestik menjadi semakin menarik bagi investor. [Antara]

Baca Juga:
Jika Enam Unicorn RI IPO, Kapitalisasi Pasar BEI Melejit Sampai Rp553,9 T



Referensi: www.bunyi.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share