Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Jangan Rem Mendadak Bila Ketemu Lubang di Jalan

  • Share
banner 468x60

JAKARTA, carabila.com – Kondisi jalan raya tak selamanya mulus dan rata, eksis juga jalan nan sudah rusak dan mempunyai banyak lubang. Bahkan lubang di jalan memperoleh berpotensi menyebabkan kecelakaan atau merusak komponen kendaraan terutama shockbreaker.

banner 336x280

Saat mengemudi atau melintasi jalan berlubang, eksis beberapa tips nan memperoleh dilakuakn agar tetap kondusif dan tak merusak shockbreaker.

Baca juga: Razia di Terminal Bayangan Terboyo Semarang, 6 Bus Diamankan

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, beberapa langkah saat melibas jalan berlubang nan pertama merupakan mengurangi kecepatan kendaraan.

Dengan kecepatan nan tak terlalu tinggi, pengemudi memperoleh mengantisipasi, misal dengan menghindar atau melewatinya dengan pelan. Usahakan buat tak melakukan pengereman pada saat ban melibas lubang jalan.

Kondisi jalan berlubang di Jalan Kaligawe Raya ambang RSI Sultan Agung Semarang, Minggu (28/2/2021)carabila.com/RISKA FARASONALIA Kondisi jalan berlubang di Jalan Kaligawe Raya ambang RSI Sultan Agung Semarang, Minggu (28/2/2021)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email anda.
Daftarkan email

“Saat melibas lubang, posisi rem jangan diinjak buat menghindari patah sokbreker. Efek menghajar lubang jarang membikin ban rembes, tapi kadang memperoleh bikin ban bunting,” ucap Sony.

Kedua, jaga jarak kondusif dengan kendaraan di ambang kita. Jika terlalu dekat, memperoleh saja kita tak memperoleh mengantisipasi lubang nan eksis di ambang kita. Saat kita mengetahui posisi dan kedalaman lubang, maka kita memperoleh mengantisipasi.

Baca juga: Mengapa Banyak Konsumen Kijang Innova nan Upgrade Bodi

“Kurangi kecepatan dari jarak nan jauh, agar tak diseruduk dari belakang. Giring mobil buat melambat, caranya dengan mengerem sejak jauh sebelum melewati lubang agar mobil di belakang ikut melambat,” kata Sony.

Jika kecepatan kendaraan tetap terlalu tinggi, usahakan buat mengurangi kecepatan sebelum melewati lubang jalan. Lewati lubang jalan dengan pelan dan lembut.

Ilustrasi melintas di jalan berlubangStanly/Otomania Ilustrasi melintas di jalan berlubang

Karena kalau melakukan pengereman pada saat melibas lubang, maka tumpuan beban kendaraan akan berada di ban. Otomatis dampak kerusakan nan akan diterima juga akan lebih akbar.

Baca juga: Pabrikan Jepang Terancam Kehilangan Pasar di Thailand dan Indonesia

Jika dipaksakan dengan kecepatan tinggi, bukan tak mungkin akan merusak komponen mobil. Baik itu shockbreaker, ban, ataupun pelek mobil.

Sementara itu Dealer Technical Support Dept. Head PT TAM, Didi Ahadi, mengatakan, eksis beberapa komponen mobil nan akan terdampak kalau menghajar lubang dengan keras.

Peredam kejut pada bagian mobilIstimewa Peredam kejut pada bagian mobil

“Yang niscaya terdampak kalau menghajar lubang itu kaki-kaki mobil, kalau shockbreaker kan biasanya eksis nan dari gas eksis nan dari oli. Berarti kan eksis silnya di dalem, biasanya silnya itu jadi rembes karena hantaman keras tadi,” kata Didid kepada Kompas.com, Minggu (25/7/2021).

Didi menambahkan, memang sebenarnya kegunaan dari shockbreaker ialah menahan guncangan, bagus melewati jalan berlubang ataupun polisi tidur. Namun dengan perlakuan nan pas, maka potensi kerusakan komponen shockbreaker memperoleh dihindari.

Referensi: otomotif.kompas.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share