Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Jeff Bezos dan Richard Branson ke Luar Angkasa, Layak Disebut Astronaut?

  • Share
banner 468x60

Jeff Bezos seiring tiga personil awak mengapung tanpa beban di kapsul saat penerbangan suborbital tanpa pilot pertama di bumi dari Situs Peluncuran Blue Origin 1 di Van Horn, Texas, AS. Foto: Blue Origin/via REUTERS
Dua orang terkaya di bumi, Jeff Bezos dan Richard Branson, telah menyelesaikan perjalanan wisata ke luar angkasa. Bronson melakukannya pada Minggu (11/7), disusul Bezos pada Selasa (20/7).
Dengan perjalanan luar angkasa tersebut, apakah keduanya layak dianggap sebagai astronaut?

Berdasarkan aturan baru administrasi penerbangan AS, Federal Aviation Administration (FAA), astronaut disebut harus menjadi bagian dari awak atau kru pesawat dan memberikan kontribusi terhadap keselamatan penerbangan antariksa. Artinya, pendiri raksasa e-commerce Amazon dan taipan maskapai Virgin Group belum memperoleh dikatakan sebagai astronaut dalam aturan tersebut.

banner 336x280

Aturan nan tertuang dalam program Commercial Astronaut Wings kebetulan diperbarui pada Selasa (20/7), bertepatan dengan perjalanan Bezos. Program tersebut terakhir direvisi FAA pada 2004.

Ilustrasi astronaut. Foto: Shutter Stock

Untuk memenuhi syarat sebagai astronaut komersial, mereka nan terbang ke luar angkasa harus melakukan perjalanan 80 kilometer di atas permukaan Bumi, batas nan dicapai oleh Bezos dan Branson. Selain ketinggian, calon astronaut juga harus menunjukkan aktivitas selama penerbangan krusial buat keselamatan publik, atau berkontribusi pada keselamatan penerbangan antariksa orang.

Karena Jeff Bezos dan Richard Branson tak mendemonstrasikan aktivitas nan dimaksud, maka keduanya tak mendapatkan lencana sayap sebagai tanda pengakuan astronaut oleh pemerintah AS. Cara lain buat mendapat lencana sayap astronaut, selain melakukan penerbangan berdikari nan berkontribusi, ialah ikut misi militer AS atau lembaga antariksa NASA.

Lencana sayap sendiri pertama kali dianugrahkan kepada Alan B. Shepard, Jr. dan Virgil “Gus” Grissom atas partisipasinya dalam program Mercury 7. Keduanya mendapatkannya masing-masing oleh Angkatan Laut dan Udara AS.

Kemudian pemberian lencana ini menjadi upacara bagi astronaut NASA nan melakukan misi antariksa, mulai dari Apollo hingga program Space Shuttle. FAA lantas menciptakan aturan program Commercial Astronaut Wings pada 2004, setelah SpaceShipOne buatan Virgin Galactic, perusahaan milik Branson, menjadi pesawat antariksa swasta pertama nan mencapai ke luar angkasa.

Richard Branson dan personil kru Virgin Galactic memasuki pesawat roket penumpang di Spaceport America dekat Truth or Consequences, New Mexico, AS, Minggu (11/7). Foto: Virgin Galactic/Handout via REUTERS

Richard Branson dan Jeff Bezos Meluncur ke Luar Angkasa

Branson meluncur seiring Virgin Galactic ke luar angkasa pada Minggu (11/7). Dalam peluncuran nan berlokasi di New Mexico, AS tersebut, Branson dan lima kru lain terbang menggunakan pesawat supersonik Unity, nan sukses mencapai ketinggian 85 km di atas permukaan bahari dan mendarat dengan selamat sekeliling 1 jam setelah peluncuran.

Sementara Jeff Bezos terbang menggunakan roket otomatis tanpa pilot New Shepard nan dikembangkan oleh perusahaannya sendiri, Blue Origin, pada Selasa (20/7). Ia pergi seiring saudaranya, Mark Bezos (53 tahun), Oliver Daemen, seorang mahasiswa fisika berusia 18 tahun, dan Wally Funk, seorang nenek 82 tahun nan merupakan mantan calon astronaut di program NASA Mercury 13 pada 1961.

Roket New Shepard itu sendiri lepas landas dari fasilitas peluncuran roket Blue Origin di dekat Van Horn, Texas. Keempat penumpang sekarang telah kembali ke Bumi dengan selamat setelah melewati perjalanan luar angkasa mereka selama 10 menit, 10 detak.

Referensi: kumparan.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share