Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Kapan Waktu Ideal Kuras Tangki Bensin Mobil

  • Share
banner 468x60

JAKARTA, carabila.com – Pemilik kendaraan sering kali mengabaikan pentingnya perawatan penampungan bahan bakar minyak (BBM) atau tangki. Kebanyakan dari pemilik hanya akan mengecek kalau kondisi mobilnya sudah mengalami masalah.

banner 336x280

Padahal, kondisi di dalam tangki juga berpengaruh terhadap perfoma mobil. Salah satunya ialah mencegah adanya kotoran masuk ke ruang bakar. Sebab, kalau terlalu banyak endapan atau lumpur memperoleh berdampak pada kinerja mesin.

Lantas bilamana masa ideal menguras tangki BBM mobil?

Baca juga: Komparasi Biaya Perawatan Gran Max Blind Van dan DFSK Gelora Blind Van

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, jawabannya tergantung dari kondisi mobil tersebut. Menurut Suparna hal tersebut tak harus, diperbolehkan apabila mobil mengalami masalah penyumbatan asupan BBM, kalau tak jangan menguras.

“Jadi kalau tersendat-sendat atau filternya bermasalah baru boleh sesekali dicek apakah eksis pengendapan dan lain sebagainya,” ucap Suparna kepada Kompas.com (28/7/2021).

Tangki bahan bakar Wagon R GS AGS.Febri Ardani/KompasOtomotif Tangki bahan bakar Wagon R GS AGS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email anda.
Daftarkan email

Suparna menjelaskan, dampak pengendapan BBM atau korosi sendiri cukup lambat. Namun, kalau pemilik mobil sering membiarkan tangki BBM selalu dalam kondisi hampa, maka dampak korosi akan semakin sigap.

“Kalau korosi seperti itu memang harus segera ditangani agar tak terjadi penyumbatan. Tapi, paling krusial tak eksis patokan setiap berapa puluh ribu km harus dikuras,” kata beliau.

Baca juga: Sering Disepelekan, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Tranmsisi Cepat Rusak

Mengenai biaya, kalau melakukan di bengkel formal cukup mahal. Sebab proses bongkar pasangannya juga membutuhkan masa nan lambat dan rumit, sehingga otomatis dari segi biaya akan menjadi tinggi.

“Kalau menguras tiba proses lainnya kurang lebih memperoleh esa hari. Jadi memang rumit pengerjaannya, apalagi mobil sekarang nan sangat banyak komponennya,” ucap Suparna.

Referensi: otomotif.kompas.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share