Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Kaspersky Ungkap Celah Berbahaya Fitur Group Video Call WhatsApp

  • Share
banner 468x60

Carabila.com – Kaspersky baru saja mengungkap risiko keamanan nan mungkin terjadi dengan kehadiran fitur joining call di fitur group video call WhatsApp. Seperti diketahui, WhatsApp mengumumkan kehadiran kemampuan baru buat fitur group video call.

banner 336x280

Dengan kemampuan ini, seseorang memperoleh bergabung dalam panggilan video grup nan tengah berlangsung, meski beliau melewatkannya. Jadi, panggilan video grup tak perlu diulang kalau eksis seseorang nan mau bergabung dalam percakapan tersebut.

Menurut Lead Security Researcher Kaspkersky, Victor Chebyshev, WhatsApp sendiri bukan aplikasi pertama nan mempunyai kemampuan ini. Sebelumnya, kegunaan nan sama juga tersedia di Microsoft Teams.

“Namun dari pandangperspektif pandang keamanan, kemampuan bergabung dengan panggilan nan sedang berlangsung memperoleh meningkatkan risiko penyadapan (eavesdropping),” tutur Victor dalam keterangan formal nan diterima, Senin (26/7).

Victor menuturkan, hal ini memperoleh terjadi kalau memang para penyerang berada di grup WhatsApp nan sama dengan para korbannya, sehingga tak susah bagi mereka buat memperoleh terhubung dengan panggilan nan sedang berlangsung.

Para penyerang harus perlu menunggu sebagian akbar peserta bergabung dan kemudian berharap mereka memperoleh berpartisipasi tanpa diketahui. Penyerang juga tak perlu duduk terlalu lambat menunggu panggilan dimulai, karena mereka memperoleh terhubung bilamana saja.

Kendati demikian, personil grup terutama admin memperoleh melacak partisipan dan memastikan orang luar tak bergabung. Selain itu, WhatsApp juga menjamin privasi pertukaran atau dalam grup lewat penggunaan enkripsi end-to-end.

“Dengan demikian, bagus aplikasi itu sendiri, maupun orang-orang nan mencoba meluncurkan serangan man-in-the-middle, tak akan memperoleh mencegat korespondensi atau panggilan grup, termasuk panggilan grup,” ujar Victor melanjutkan.

Victor pun mengatakan hingga sekarang, sebagian akbar software berbahaya tetap konsentrasi pada penyadapan pesan WhatsApp dan percakapan online nan diarsipkan. Kaspersky belum menemukan kasus terkait penyadapan panggilan apa pun, terutama panggilan grup.

Hanya ia mengatakan apabila sebuah perangkat terinfeksi, kemungkinan akbar Trojan akan mempunyai kemampuan merekam mikrofon dan kamera pada perangkat, sehingga memungkinkan penyerang buat menguping percakapan apa pun.

“Terlepas dari saluran komunikasi nan digunakan, bagus itu instant messenger atau menelepon secara reguler di ponsel,” tutur Victor menutup pernyataannya.

Sumber: Carabila.com

Reporter: Agustinus Mario Damar [faz]



Referensi: www.merdeka.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share