Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Kenali 4 Fungsi Utama Flywheel atau Roda Gila pada Mobil : Carabila Otomotif

  • Share
banner 468x60

FLYWHEEL atau nan biasa disebut roda gila merupakan salah esa komponen mobil nan berperan krusial buat melepaskan daya beban mekanik pada piston. Dengan begitu, flywheel memperoleh menyeimbangkan perputaran mesin.

banner 336x280

Komponen nan berada di bagian mesin ini mungkin tak banyak diketahui oleh pemilik mobil, tapi peran komponen ini sangatlah krusial di dalam sistem kerja mesin.

Melansir dari blog Auto2000, Sabtu (7/8/2021), flywheel terbuat dari bahan baja tuang dengan kualitas tinggi nan dibentuk seperti piringan.

Baca juga: 8 Mobil Paling Irit Bahan Bakar di Indonesia, nan Mana Kesukaanmu?

Bobotnya pun cukup berat. Untuk mobil penumpang, biasanya bobot roda gila sekeliling 7,5-50 kg. Semakin berat, maka memperoleh dipastikan jenis mesin mobil tersebut lebih akbar lagi.

Ilustrasi

Mesin mobil

Namun dalam perkembangan teknologi nan eksis pada saat ini, sudah eksis flywheel nan terbuat dari bahan serat karbon dan menggunakan alas magnet. Dengan begitu, maka bobotnya sudah niscaya lebih ringan, namun tetap konsisten.

Flywheel mempunyai kegunaan berbeda-beda nan membantu kinerja mobil lebih bagus. Berikut 4 kegunaan utamanya.

1. Menyimpan dan menyalurkan daya putar dari mesin

Fungsi flywheel nan pertama ialah menjadi bagian mobil buat menyimpan dan menyalurkan daya putar dari mesin. Ketika mesin sudah mulai menyala dan menghasilkan tenaga putar sendiri, maka flywheel memperoleh menyimpannya serta menyalurkan kembali.

Proses ini juga dipengaruhi oleh poros engkol nan juga menjadi bagian dari penyaluran tenaga pada flywheel. Ada beberapa baut pengikat pada bagian dari ujung akhir poros engkol. Inilah nan menjadi bagian dari sistem kerja flywheel.

2. Membuat putaran mesin lebih seimbang

Putaran mesin memang harus seimbang agar hasilnya menjadi lebih selaras, rata, dan tentunya lembut. Dengan adanya flywheel, putaran mesin memperoleh lebih seimbang karena komponen itu menyediakan daya nan lanjut menerus di dalam sistem. Padahal sumber daya nan dihasilkan tidaklah berkelanjutan.

Baca juga: Kenali 3 Sistem Penggerak pada Mobil, Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Melihat ke kegunaan pertama, berkat kemampuan buat menyimpan daya putar, maka flywheel nan dipasang pada bagian crankshaft bisa menyeimbangkan kinerja mesin. Jika eksis putaran nan tak merata, flywheel akan melepaskan daya kepada piston nan tak menghasilkan daya.

Berputar pada kecepatan putaran nan tak seimbang pada bagian mesin kendaraan memperoleh diredam dengan lebih bagus serta disesuaikan secara otomatis oleh flywheel.

3. Untuk memasang kopling mobil

Flywheel juga berfungsi buat memasang komponen kopling mobil spesifik buat transmisi manual saja. Untuk transmisi otomatis, flywheel mengikat komponen Torque Converter.

Salah esa komponen kopling bernama Clutch Cover biasanya dipasang menyatu dengan flywheel. Di bagian tengah antara flywheel dengan Clutch Cover, dipasangkan plat kopling nan terhubung dengan poros transmisi. Jadi saat plat kopling terjepit flywheel dan Clutch Cover, maka memperoleh memutar poros transmisi.

 Ilustrasi

Sebaliknya, kalau tak terjepit, maka tenaga putar mesin menjadi terputus sehingga poros transmisi terbebas dari hal tersebut.

4. Memutar mesin pertama kali saat starter

Fungsi flywheel nan keempat ialah buat memutar mesin pertama kali saat distarter. Di bagian tepian flywheel, eksis ring gear nan berkait dengan pinion gear starter.

Saat mulai distarter, maka akan memutar flywheel. Hasilnya, eksis dampak domino ke bagian lain di dalam mobil, seperti piston nan juga bekerja.

Referensi: otomotif.okezone.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share