Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Kominfo Panggil Direksi BRI Life, Ini Temuan Terbaru Terkait Kebocoran Data

  • Share
banner 468x60

loading…

banner 336x280

Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi menyampaikan hasil pertemuan Kominfo dengan pihak BRI Life, Rabu (28/7) siang. Foto: dok Kementrian Kominfo

JAKARTA – Ada 2 juta data nasabah dan 400 ribu arsip perusahaan BRI Life dikabarkan rembes dan dijual di internet.

Hal ini tentu saja membikin heboh semesta maya. Karena bukan esa atau dua kali data konsumen rembes secara masif, dan bahkan diduga diperjualbelikan di pasar gelap.

BACA JUGA: Hewan-Hewan di Bali Zoo Pun Ikut Merasakan Dampak PPKM Level 4

Lewat keterangan tertulisnya, BRI Life mengaku lanjut berikhtiar maksimal buat melindungi data pemegang polis melalui penerapan tata kelola teknologi informasi dan tata kelola data sesuai ketentuan dan standar serta peraturan perundang-undangan nan beraksi.

Gara-gara kejadian ini, Kementerian Kominfo sudah melakukan pemanggilan terhadap Direksi PT Asuransi BRI Life (BRI Life) sebagai pengelola data pribadi nan diduga rembes sebagai bagian dari proses penyelidikan pada Rabu, 28 Juli 2021 pukul 14.00 WIB.

Pemanggilan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP 71/2019). Nah, berikut ialah fakta-fakta terbaru nan ditemukan:

a. Ada dugaan adanya celah keamanan dalam sistem elektronik BRI Life yg disalahgunakan oleh pihak-pihak nan tak bertanggung jawab.

b. BRI Life telah mengambil langkah responsif buat menghentikan upaya akses secara tanpa hak tersebut.

c. BRI life saat ini sedang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap keamanan sistem elektronik nan mereka kelola dengan menggandeng Konsultan Forensik Digital dan Tim Internal BRI Life.

d. BRI Life akan segera menyampaikan temuan-temuan hasil pemeriksaan nan dilakukan kepada pihak-pihak terkait sesuai dengan instruksi Undang-Undang.

Referensi: tekno.sindonews.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share