Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Lewat HUB.ID, Kemkominfo Fasilitasi Startup Gaet Investor

  • Share
banner 468x60

Carabila.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memfasilitasi pertemuan startup digital unggulan di Indonesia dengan calon investor secara virtual lewat HUB.ID.

banner 336x280

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan program fasilitasi itu merupakan kelanjutan dari Program Startup Studio dan 1000 Startup Digital agar startup digital memperoleh meningkatkan pertumbuhan bisnis.

“Diharapkan, dengan pertemuan itu mereka memperoleh melakukan pitching di ambang para calon investor agar mereka memperoleh mempunyai partner buat memperoleh mempercepat pertumbuhan bisnis mereka,” paparnya dalam Konferensi Pers virtual Pembukaan Pendaftaran HUB.ID Startup Digital dari Jakarta, Rabu (28/07).

Dirjen Semuel menjelaskan program fasilitasi nan telah melangkah sejak beberapa tahun lampau itu setiap tahunnya ditargetkan buat mendata, memetakan dan mengetahui kebutuhan startup digital.

“Melalui HUB.ID Kemkominfo memfasilitasi startup digital agar semakin berkembang, berdaya saing dan dan tak kalah dengan startup mancanegara. Program HUB.ID ini merupakan rangkaian program Kominfo buat meningkatkan atau mendorong percepatan atau fasilitasi startup Indonesia buat berkembang lebih sigap dan juga meningkatkan talenta digital,” jelasnya.

Ada Syarat

Plt. Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aptika Kementerian Kominfo, I Nyoman Adhiarna menyatakan eksis dua syarat nan perlu dipenuhi startup digital buat memperoleh tergabung dalam HUB.ID, adalah memenuhi prasyarat vertikal nan telah ditetapkan dan sudah berkembang atau mempunyai maturitas tertentu.

Mengenai prasyarat vertikal, eksis 7 konsentrasi bisnis nan dibidik dalam program HUB.ID tahun ini, antara lain; pertanian dan kemaritiman, pendidikian, kesehatan, pariwisata, logistik, keuangan, serta smart city.

“Yang kita pilih nanti ialah nan masuk di dalam golongan ini,” ujarnya.

Selain itu, Kementerian Kominfo menjelaskan startup nan memperoleh bergabung juga harus mempunyai level maturitas atau telah berkembang dengan mendapatkan pendanaan.

“Dengan kata lain, telah melewati post-seed (investasi pertama), serta mendapatkan pendanaan bagus secara individual maupun institusional,” jernih

Setelah memenuhi dua persyaratan itu, startup digital unggulan akan memperoleh mengikuti program HUB.ID. Dia menjelaskan akan eksis tiga tahapan kegiatan primer, merupakan: Pertama, Mentoring Singkat, Kedua, Business Matchmaking dan Networking Session, dan Ketiga, Demo Day nan mencakup Preparation serta Grand Demo Day.

“Startup digital terpilih akan mengikuti speed mentoring dengan praktisi berpengalaman di bidangnya. Para mentor pendamping ini merupakan founder atau C-level dari startup-startup ternama, pelaku industri, dan perusahaan modal ventura,” jelasnya.

Ada beberapa tokoh startup digital nan menyatakan komitmen terlibat dalam HUB.ID. Dari sektor pertanian eksis Presiden dan Co-Founder Tanihub dan CEO eFishery. Di sektor kesehatan eksis CEO Alodokter, CEO MDI Ventures, dan CEO mClinica. Selain itu eksis pula Director Business Incubator The Greater Hub, Managing Partner MDI Singapore, SVP Gojek, COO Onstar, CEO Waresix, Chief Growth Zenius, CIO BRI Ventures, CEO Indonesia Paradise Property (Hotel Harris), Partner Arise Fund, Founder sekaligus Managing Partner of Velocity Ventures, CEO LinkAja, CEO Qlue, CEO Privy, serta Co-Founder Accelerating Asia.

[faz]



Referensi: www.merdeka.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share