Manfaat Garam Himalaya – Garam yang Disarankan dr Zaidul Akbar

Manfaat Garam Himalaya – Garam yang Disarankan dr Zaidul Akbar – Bismillah. Apa saja Manfaat Garam Himalaya? Berikut adalah pemaparannya.

Di dunia ini, ternyata ada banyak ragam garam lho manheman. Selain garam dapur warna putih yang sering banget di pake pas masak, ada juga jenis lain yang disebut Garam Himalaya atau Himalayan Salt.

Beda dengan garam dapur yang berwarna putih bersih, Garam Himalaya punya warna merah muda atau pink.

Jadi, Garam Himalaya adalah garam berwarna pink yang berasal dari Khewra Salt Mine, yaitu tambang garam terbesar di kaki pegunungan Himalaya, Pakistan. Garam ini diklaim sebagai garam paling murni di dunia lho manheman.

Dan Bila pun menjual Garam Himalaya dengan harga Rp. 60.000 per kilogram.

Pada dasarnya, Garam Himalaya serupa dengan garam dapur yangbiasa digunakan untuk mmemasak lho manheman.

Yang membedakan keduanya yakni, Garam Himalaya berwarna pink dengan tekstur lebih kasar dan ukuran butiran lebih besar daripada garam dapur yang menyerupai kristal.

Garam Himalaya mengandung 98% natrium klorida dan sejumlah mineral lain yang meliputi kalium, kalsium, magnesium, sulfur, dan zat besi lho manheman.

Maka dari itu, warna Garam Himalaya berbeda dengan warna garam pada umumnya.

Warna pink dan perbedaan rasa yang dimiliki oleh garam ini berasal dari kandungan mineral dan zat besi di dalamnya ya manheman.

Dengan kandungan mineral yang tinggi di dalamnya, Garam Himalaya diyakini bisa menawarkan berbagai kebaikan lho manheman.

Lalu, apa aja sih Manfaat Garam Himalaya? Berikut adalah pemaparannya ya.

Mengandung Banyak Mineral

Garam dapur atau Garam Himalaya mengandung natrium klorida yang tinggi. Tapi, Garam Himalaya punya 84 mineral yang berbeda, contohnya kalium, kalsium, magnesium, sulfur dan juga zat besi.

Sejumlah kandungan mineral tersebut pastinya diperlukan oleh tubuh. Kendati demikian, sebesar 98% garam Himalaya terdiri dari natrium klorida, dan cuma sebesar 2% sisanya yang merupakan mineral lain dalam konsentrasi kecil.

Lebih Alami

Banyak orang meyakini bahwa Garam Himalaya lebih alami ketimbang garam dapur. Anggapan ini benar adanya lho manheman.

Garam dapur umumnya tuh udah ditambah zat-zat lain untuk mencegah penggumpalan, seperti natrium aluminosilikat atau magnesium karbonat.

Nah, sedangkan, proses penyulingan Garam Himalaya ga menggunakan zat aditif apapun.

Meningkatkan Cita Rasa

Manfaat Garam Himalaya lainnya adalah meningkatkan cita rasa dalam makanan.

Kenapa? Karena, garam ini punya rasa yang berbeda dengan garam dapur berkat beragam kandungan mineralnya lho manheman.

Selain itu, memberikan sejumput Garam Himalaya dalam masakan bisa mempersingkat waktu memasak hidangan.

Kebaikan ini muncul karena garam ini mampu menyebarkan panas dengan lebih merata.

Durasi masak yang lebih singkat juga bisa mencegah supaya makanan qelean ga jadi terlalu asin dan nilai gizinya tetap terjaga.

Baca Juga : Cara Melakukan Jurus Sehat Rasulullah

Baca Juga : Cara Menghancurkan Batu Ginjal Secara Alami

Baca Juga : Cara Menyembuhkan Diabetes Melitus Secara Alami

Baca Juga : Cara Mengobati Sesak Nafas dan Asma atau Masalah Paru

Baca Juga : Detox Reproduksi / Pcos Secara Alami 

Baca Juga : Cara Membuat Jus Anti Kanker, Anti Tumor dan Pembersih Darah

Menghidrasi Tubuh

Seperti yang qelean tau, tubuh membutuhkan garam guna menjaga keseimbangan cairan.

Sama seperti jenis garam lainnya, konsumsi Garam Himalaya juga bisa membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik manheman.

Melawan Bakteri

Garam dikenal memiliki sifat antimikroba. Ga cuma baik untuk mengawetkan makanan, antimikroba dalam garam juga bisa membantu dalam melawan infeksi di tubuh.

Oleh karena itu, Garam Himalaya pun dapat berperan sebagai antimikroba alami. Contohnya, dalam mengurangi risiko keracunan makanan.

Mengendalikan Tekanan Darah

Garam Himalaya mengandung lebih sedikit sodium dibandingkan dengan garam dapur.

Dalam 1 sendok teh, garam dapur mengandung 2.300 mg sodium, sedangkan Garam Himalaya mengandung 2.000 mg sodium.

Itu berarti, Garam Himalaya berpotensi membantu qelean untuk mengendalikan tekanan darah.

Ga cuma itu aja, manfaat Garam Himalaya masih banyak lho. Ga percaya? Nih ya.

  • Dapat digunakan dalam mandi detoksifikasi.
  • Dapat digunakan sebagai antacid.
  • Memperkuat tulang dan gigi.
  • Memurnikan udara.
  • Dapat melegakan hidung yang tersumbat.
  • Dapat membantu tidur lebih baik.
  • Melancarkan pencernaan.
  • Cepat menyerap kandungan baik pada insfused water (jika dicampurkan Garam Himalaya).
  • Menyembuhkan Gerd (ambil seujung Garam Himalaya, lalu letakan di bawah lidah sebelum makan).
  • Mengurangi sesak nafas pada asma atau pun bronkitis (campur garam dan air panas lalu hirup uapnya).
  • Mengurangi rasa sakit gigi (kumur air garam).
  • Detox tubuh (campur Garam Himalaya, nipis, madu).

Takaran Konsumsi

Berapa banyak konsumsi garam Himalaya yang disarankan?

Qelean harus membatasi penambahan garam pink ini ke dalam makanan.

Pedoman Diet Amerika merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi ga lebih dari 2.300 mg natrium per hari. Ini sama dengan sekitar 1 sendok teh (6 gram) garam halus.

Sedangkan untuk anak-anak dan orang dengan usia lebih muda, kebutuhan garam per hari akan lebih sedikit dari orang dewasa. Jadi perhatikan penggunaannya ya manheman.

Gimana? Tertarik untuk konsumsi? Bila jual dengan harga Rp. 60.000 per kilogram nya ya manheman. Untuk order, silahkan klik gambar si bawah ini ini ya.

Manfaat Garam Himalaya
Klik Gambar

Semangatin carabila.com yuk dengan cara share tulisan ini.

Follow juga yuk instagram @cara.bila.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *