Pemberian Nama Bayi Terbaik – Amalan Ketika Bayi Lahir #2

Pemberian Nama Bayi Terbaik

Pemberian Nama Bayi Terbaik – Dengan nama inilah akan membedakan seseorang dan lainnya.

Di antara maksud inilah para ulama bersepakat (berijma’) tentang wajibnya pemberian nama pada laki-laki dan perempuan. [Marootibul Ijma’, hal. 154.]

Di antara urgensi pemberian nama terbaik disebabkan nama dapat membawa pengaruh pada orang yang diberi nama. Oleh karena itu, orang Arab mengatakan,

لِكُلِّ مُسَمَّى مِنْ اِسْمِهِ نَصِيْبٌ

“Setiap orang akan mendapatkan pengaruh dari nama yang diberikan padanya.”

Pengaruh lainnya lagi, dari nama terbaik, seseorang dapat mengetahui bagaimanakah orang tuanya.

Orang tuanya dapat diketahui dari nama anaknya, apakah ortunya itu sholih atau tholih (lawan dari sholih).

Sebagaimana orang arab pun mengatakan,

مِنْ اِسْمِكَ أَعْرِفُ أَبَاكَ

“Dari namamu, aku bisa mengetahui bagaimanakah ayahmu.”

Waktu Pemberian Nama

Dari Anas bin Malik

Ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وُلِدَ لِىَ اللَّيْلَةَ غُلاَمٌ فَسَمَّيْتُهُ بِاسْمِ أَبِى إِبْرَاهِيمَ

“Semalam telah lahir anakku dan kuberi nama seperti ayahku yaitu Ibrahim.” (HR. Muslim no. 2315).

Baca Juga : Tahnik Mengunyah Kurma Ke Mulut Bayi

Dari Abu Musa

Ia mengatakan,

وُلِدَ لِى غُلاَمٌ ، فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ ، فَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ ، وَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ ، وَدَفَعَهُ إِلَىَّ ، وَكَانَ أَكْبَرَ وَلَدِ أَبِى مُوسَى .

“Anak laki-lakiku lahir, kemudian aku membawanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau lalu memberinya nama Ibrahim, beliau menyuapinya dengan kunyahan kurma dan mendoakannya dengan keberkahan, setelah itu menyerahkannya kepadaku.” Ibrahim adalah anak tertua Abu Musa.” (HR. Bukhari no. 5467, 6198 dan Muslim no. 2145).

Dari Samurah bin Jundub

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى

“Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuhnya, dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR. Abu Daud no. 2838, An Nasai no. 4220, Ibnu Majah nol. 3165, Ahmad 5/12. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Ibnu Hajar

Dari hadits Abu Musa di atas, Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, “Hadits ini menunjukkan bahwa Abu Musa bersegera membawa bayinya yang baru lahir kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu ditahnik setelah diberi nama sebelumnya. Dalil ini menunjukkan bahwa bersegera dalam pemberian nama pada si buah hati itu lebih baik, dan tidak mesti menunggu pemberian nama pada hari ketujuh.” [Fathul Baari, Ibnu Hajar Al Asqolani, 9/588, Darul Ma’rifah, Beirut, 1379.]

Al Baihaqi

Al Baihaqi mengatakan, “Hadits yang membicarakan pemberian nama pada si buah hati di hari kelahiran lebih shahih daripada hadits yang menunjukkan pemberian nama pada hari ketujuh.”[Fathul Baari, 9/589.]

Baca Juga : Cara Mandi Wajib Laki-Laki

Baca Juga : Cara Sholat Gerhana Matahari

Baca Juga : Cara Sholat Idul Adha

Baca Juga : Cara Sholat Dhuha

Baca Juga : Cara Sholat Taubat 

Baca Juga : Cara Dzikir pada Waktu Pagi

Baca Juga : Cara Dzikir pada Waktu Petang

Syaikh Bakr Abu Zaid rahimahullah

Syaikh Bakr Abu Zaid rahimahullah dalam kitabnya Tasmiyatul Mawlud mengatakan, “Terdapat dalam sunnah Nabi shalllallahu ‘alaihi wa sallam bahwa pemberian nama itu ada tiga waktu :

  • Di hari kelahiran,
  • Sampai hari ketiga dari hari kelahiran,
  • Di hari ketujuh dari kelahiran,

Perbedaan ini adalah perbedaan variatif dan dalam hal ini ada kelonggaran untuk memilih salah satunya.” [Tasmiyatul Mawlud, Syaikh Bakr bin ‘Abdillah Abu Zaid, hal. 28, Darul ‘Ashimah, cetakan ketiga, tahun 1416 H.]

Apa yang disebutkan oleh Syaikh Bakr Abu Zaid sama halnya dengan yang disebutkan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Tuhfatul Mawdud. [Lihat Tuhfatul Mawdud, Ibnu Qayyim Al Jauziyah, Bab VIII, pasal pertama, Maktabah Darul Bayan, 1391 H].

Namun sebagaimana kata Ibnu Hajar di atas, dalam pemberian nama lebih cepat itu lebih baik yaitu lebih bagus memberi nama pada hari pertama. Wallahu a’lam.

Pemberian Nama Bayi Terbaik.

Sumber : Rumaysho. Yang di tulis oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal.

Disimpan di website ini untuk pengingat diri sendiri.

Baca Juga : Cara Buka Puasa yang Benar

Baca Juga : Cara Sholat Tarawih yang Benar

Baca Juga : Cara Sholat Witir yang Benar

Baca Juga : Cara Doa Setelah Witir

Baca Juga : Cara Pilih Imam Sholat

Baca Juga : Cara Sholat Nabi Muhammad Lengkap

Baca Juga : Cara Dzikir Setelah Sholat

Baca Juga : Cara Sholat Sunnah Rawatib

Baca Juga : Cara Wudhu Sesuai Sunnah Nabi Muhammad Lengkap

Baca Juga : Cara Wudhu Bagi Orang Sakit

Baca Juga : Cara Tayamum yang Benar

Semangatin carabila.com yuk dengan cara share tulisan ini.

Follow juga yuk instagram @cara.bila.

3 komentar untuk “Pemberian Nama Bayi Terbaik – Amalan Ketika Bayi Lahir #2”

  1. Ping-kembali: Menggundul Rambut Kepala Bayi di Hari Ketujuh | Amalan Bayi Lahir

  2. Ping-kembali: Jumlah dan Jenis Hewan Aqiqah | Aqiqah Bayi | Amalan Bayi Lahir

  3. Ping-kembali: Waktu Pelaksanaan Aqiqah | Aqiqah Bayi | Amalan Bayi Lahir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *