Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Seberapa Efektif Program Loyalitas Bikin Pelanggan Awet Selama Pandemi?

  • Share
banner 468x60

loading…

banner 336x280

Sistem reward OttoPoint mengincar toko online hingga e-wallet buat menjaga agar pelanggan tetap loyal. Foto: dok OttoPoint

JAKARTA – Pandemi Covid-19 menciptakan tantangan baru bagi penjual buat memperoleh mendapatkan konsumen nan loyal.

Survei Nielsen memang menyebut bahwa 30% responden memilih lebih sering berbelanja online saat pandemi. Tapi, konsumen juga lebih selektif buat mencari penawaran terbaik dari barang-barang nan dijual di majemuk toko online.

BACA JUGA: Perlukah Berganti Ponsel 5G di 2021?

Apalagi, persaingan harga di marketplace saat ini memperoleh dibilang cukup tinggi. “Pas belanja online, saya pastinya bakal cek dulu harga-harganya sih. Soalnya makin gampang, bahkan sampe pusing milihnya,” ujar Annisa Andarini, pembeli online.

Lantas, apa dampaknya ke pelaku bisnis online? Mau tak mau mereka harus memberikan rewards kepada pembeli.

Bentuknya memperoleh majemuk. Misalnya berbentuk poin, cashback, voucher, stamp, potongan harga, dan lain-lain.

Rewards ini selain membikin pembeli lebih irit berbelanja, juga lebih senang dan ‘loyal’.

Data Mckinsey&Co menyebut bahwa pembeli online nan loyal cenderung bertransaksi dua kali lebih banyak.

Yang lebih menarik, rupanya rewards ini bukan hanya diberikan oleh pengelola toko online. Tetapi juga penyedia e-wallet (dompet elektronik).

“Fenomena wajar. Saat ini kami juga mempunyai salah esa rekan nan beralih di industri dompet digital. Setelah mereka menjalankan sistem reward OttoPoint di aplikasi mereka, transaksi pengguna meningkat. Rata-rata rekan kami telah sukses meningkatkan frekuensi transaksi sebanyak 25 persen dan volume transaksi 35 persen dalam masa kurang lebih tiga bulan,” klaim James Hamdani, CEO OttoPoint, perusahaan penyedia program loyalitas.

Dia mengatakan juga bahwa konsep coalition loyalty program seperti nan diusung oleh OttoPoint merupakan salah esa nan menguntungkan di tengah pandemi.

Sebab, efektif dan efisien dari segi biaya maupun operasional, sekaligus memperoleh menjadi solusi bagi perusahaan nan mau menjaga eksklusifitas brand-nya.

“Pelanggan dari rekan kami juga akhirnya banyak nan mengaku senang, karena sistem loyalitas membikin mereka memperoleh mengumpulkan poin dan reward dalam masa nan lebih sigap dibanding program rewards lainnya,” tutup James.

BACA JUGA: Mengapa Xiaomi Merilis Laptop Murah RedmiBook 15 di Indonesia?

Saran James ialah, program rewards apapun sebaiknya berorientasi jangka panjang. Jadi tak terlihat ‘manis’ di ambang dengan menghasilkan transaksi tinggi, tetapi rupanya berbiaya tinggi dan tak memperoleh berkelanjutan.

(dan)

Referensi: tekno.sindonews.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share