Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Selidiki Dugaan Kebocoran Data BRI Life, Menteri Kominfo Gandeng BSSN dan Polri

  • Share
banner 468x60

Carabila.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate akan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) beserta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) buat menyelidiki dugaan kebocoran data 2 juta nasabah BRI Life.

banner 336x280

Hal ini dilakukan sesuai instruksi Pasal 35 Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik (PP 71/2019), di mana Kementerian Kominfo berwenang melakukan pemeriksaan terhadap penyelenggaraan Sistem Elektronik.

“Upaya ini dilakukan dalam koordinasi seiring BSSN sebagai lembaga nan mempunyai kewenangan menyusun kebijakan keamanan sistem elektronik sebagaimana diatur oleh Pasal 24 PP 71/2019, dan pihak Kepolisian sebagai pejabat penegak hukum tindak pidana ITE sesuai instruksi UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah oleh UU No. 19 Tahun 2016,” kata Plate saat dikonfirmasi, Rabu (28/7/2021).

Berdasarkan landasan hukum tersebut, Plate menyebut Kominfo tentunya berkoordinasi dengan BSSN dan Polri buat penanganan isu ini.

“Secara teknis pengamanan sistem, BSSN akan menjalankan tugasnya. Sedangkan dalam hal penindakan hukum, tentu Polri akan segera beralih,” tambahnya.

Baca Juga:
BRI Life Gandeng Tim Independen buat Selidiki Dugaan Peretasan

Selain itu, Kementerian Kominfo juga akan memanggil Direksi BRI Life hari ini buat melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kementerian Kominfo juga melakukan pemanggilan terhadap Direksi BRI Life pada hari ini, 28 Juli 2021 sebagai bagian dari proses penyelidikan,” kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi saat dihubungi, Rabu (28/7/2021).

Dedy menuturkan, Kementerian Kominfo telah melakukan langkah-langkah sigap sesuai aturan perundangan nan beraksi.

Ia mengaku sejak Selasa, (27/7/2021), tiba dengan saat ini, Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika tengah melakukan penyelidikan internal buat melakukan pendalaman terhadap sampling data pribadi nan diduga rembes.

“Sampai saat ini penyelidikan tetap lanjut melangkah dan hasil belum memperoleh disimpulkan,” tambah Dedy.

Baca Juga:
Dugaan 2 Juta Data Nasabah Bocor, Kominfo Panggil Direksi BRI Life Hari Ini

Sebelumnya, diberitakan data pribadi milik 2 juta nasabah BRI Life, perusahaan asuransi kesehatan dan jiwa di bawah BRI, diduga telah dicuri dan dijual bebas di lembaga-lembaga online.

Data-data nan rembes itu sangat berbahaya kalau anjlok ke tangan nan salah, karena di dalamnya termasuk foto KTB, nomor NPWP, dan bahkan hasil pemeriksaan kesehatan di laboratorium.



Referensi: www.bunyi.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share