Menu
Situs Panduan dan Solusi Terkini

Zenius sebut Pembelajaran Adaptif Terbukti Lebih Efektif Latih Pemahaman Siswa

  • Share
banner 468x60

Carabila.com – Sabda PS, Founder dan Chief Education Officer Zenius mengklaim pihaknya menjadi edtech pertama di sektor K12 nan mengadopsi metode pembelajaran adaptif sejak awal Juli 2021 melalui fitur terbarunya, ZenCore.

banner 336x280

Di materi tersebut terdapat dua fitur primer, merupakan CorePractice, loka latihan dengan ratusan ribu soal latihan dari 3 unit konsentrasi primer seperti logika verbal, matematika, dan Bahasa Inggris. Sementara CoreInsight, loka nan menyediakan berbagai pengetahuan nan insightful seperti filsafat, basic sciences, big history, memperoleh digunakan buat mendukung dan memperluas wawasan dan pandangperspektif pandang pengguna.

“Selama pandemi, kami memandang adopsi teknologi secara keseluruhan di sektor pendidikan meningkat signifikan, bagus di kalangan guru, orang uzur dan siswa. Karena itu, ini merupakan momentum pas buat menghadirkan sistem pembelajaran adaptif dengan ZenCore,” ujar beliau dalam keterangan persnya, Sabtu (24/7).

Ia optimis dengan penggunaan teknik pembelajaran adaptif memperoleh menjadi stimulus positif dalam sistem pendidikan Indonesia dan ke depannya akan banyak pemeran lain nan ikut mengadopsi sistem ini buat merangsang minat dan motivasi belajar siswa.

Menurutnya, sistem pembelajaran adaptif juga efektif bagi seluruh orang nan mau mempelajari sesuatu. Sebagai contoh, organisasi non-profit Elearning Industry menerapkan program pembelajaran adaptif online di Belanda dan Polandia, spesifik buat penduduk berusia lebih dari 50 tahun nan mau belajar.

Partisipan kemudian mengisi survei di akhir program, dan 60 persen di antara mereka mengaku bahwa metode baru ini sangat menarik buat dicoba dan merasa bahwa konten nan mereka pelajari maupun kerjakan lebih sesuai dengan level kemampuan serta kebutuhan mereka.

Lebih jauh, berdasarkan penelitian platform pembelajaran adaptif Adaptemy pada tahun 2017, ditemukan bahwa 70 persen siswa merasakan peningkatan pada kemampuan matematika, fana 89 persen merasa bahwa soal-soal latihan nan diberikan oleh sistem pembelajaran adaptif sangat membantu proses pemahaman.

Faktor-unsur nan paling disukai oleh siswa ialah personalisasi soal dan materi sesuai kemampuan mereka (42 persen), relevansi soal-soal latihan (39 persen), serta penilaian nan lebih relevan dan mendalam (38 persen).

“Tim teknologi kami telah menggunakan perpaduan sistem algoritma, machine-learning, dan kecerdasan buatan nan canggih buat menghadirkan implementasi pembelajaran adaptif berskala luas. Kami berharap, sistem pembelajaran adaptif ini akan membantu siswa buat mengetahui strata pemahaman mereka, terutama dalam keterampilan fundamental, dan membantu mereka buat mulai belajar dari mana saja. Selain itu, kami juga akan lanjut mengembangkan metode pembelajaran ini di platform kami, agar setiap siswa memperoleh belajar dengan nyaman, tanpa takut merasa tertinggal dengan kawan-kawan sekelasnya,” ungkap Sabda. [faz]



Referensi: www.merdeka.com

banner 336x280
banner 120x600
  • Share